Senin, 10 Oktober 2011

ALAT DISPLAY PADA KOMPUTER

Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi ini lah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis dengan layar datar (flat).

monitor Tabung sinar kathoda


Tabung sinar katoda (bahasa Inggris: cathode ray tube atau CRT), ditemukan oleh Karl Ferdinand Braun, merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan dalam layar komputer, monitor video, televisi dan oskiloskop. CRT dikembangkan dari hasil kerja Philo Farnsworth yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai akhir abad 20, dan merupakan dasar perkembangan dari layar plasma, LCD dan bentuk teknologi TV lainnya.


Versi paling awal CRT adalah sebuah dioda katoda-dingin, sebuah modifikasi dari tabung Crookes (lihat sinar-X) dengan layar dilapisi fosfor, kadangkala dinamakan tabung Braun. Versi pertama yang menggunakan kathoda panas dikembangkan oleh J.B. Johnson (yang merupakan asal istilah noise Johnson) dan H.W. Weinhart dari Western Electric dan menjadi produk komersial pada 1922.
Sinar katoda adalah aliran elektron kecepatan tinggi yang dipancarkan dari katoda yang dipanasi oleh elemen pemanas (heater) didalam sebuah tabung vakum.
Dalam tabung sinar katoda, elektron-elektron secara terarah, diarahkan menjadi pancaran elektron, dan pancaran elektron ini difokuskan dengan alat "defleksi yoke" oleh medan magnetik untuk diarahkan kearah posisi Horisontal dan Vertikal untuk men"scan" permukaan di ujung pandang (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor (biasanya berdasar atas logam transisiatau rare earth. Ketika elektron menyentuh material pada layar ini, maka elektron akan menyebabkan timbulnya cahaya. Untuk keperluan layar CRT ini supaya fosfor berpendar atau bercahaya diperlukan tegangan tinggi yaitu sekitar 25 Kilo Volt sampai 27 Kilo Volt dibangkitkan oleh alat yang bernama Flayback.
Sebelum elektron ini menyentuh fosfor, dilayar tabung kaca elektron-elektron itu menembus pelat yang sangat tipis yang berlobang-lobang disebut skrin yang hampir sama luasnya dengan lebar layar tabung untuk memfokuskan tiga bintik warna RGB ( Red, Green, Blue ) untuk tabung layar warna. Pelat logam ini sangat tipis dan peka terhadap mangnit, jika magnit kuat akan merubah bentuk pelat ini sehingga tidak rata dan terjadilah warna yang semburat dan acak kerena tembakan elektron tidak terfokus pada ketiga titik bintik-bintik RGB, dan kejadian ini disebut degausing.
Secara teori, CRT dan LCD memiliki perbedaan di mana CRT menggunakan elektron yang ditembakkan ke layar sehingga mewarnai menjadi suatu gambar. LCD memiliki cahaya di belakang yang konstan di mana intensitas kecerahan menjadi berbeda karena adanya penutupan/penghalangan dari molekul untuk sinar yang melewati panel.

monitor LCD

Penampil kristal cair (Inggris: liquid crystal display; LCD) adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang misalnya dalam alat-alat elektronik seperti televisi, kalkulator ataupun layar komputer. Kini LCD mendominasi jenis tampilan untuk komputer meja maupun notebook karena membutuhkan daya listrik yang rendah, bentuknya tipis, mengeluarkan sedikit panas, dan memiliki resolusi tinggi.
Pada LCD berwarna semacam monitor, terdapat banyak sekali titik cahaya (piksel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai sebuah titik cahaya. Walau disebut sebagai titik cahaya, kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Sumber cahaya di dalam sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di bagian belakang susunan kristal cair tadi.
Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan jutaan inilah yang membentuk tampilan citra. Kutub kristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warnaditeruskan sedangkan warna lainnya tersaring.


monitor plasma


Tampilan plasma adalah sebuah tampilan layar datar emisif di mana cahaya dihasilkan oleh phosphor yang tereksitasi oleh sebuah pelepasan muatan plasma antara dua layar datargelas. Gas yang dilepas muatannya tidak mengandung merkuri (berlawanan dengan AMLCD); sebuah campuran gas mulia (neon dan xenon) digunakan. Campuran gas ini sulit bereaksi dan sama sekali tidak berbahaya.

Tampilan plasma diciptakan di Universitas Illinois oleh Donald L. Bitzer dan H. Gene Slottow pada 1964 untuk Sistem Komputer PLATO. Panel monochrome orisinal (biasanya oranyeatau hijau) menikmati penggunaan yang bertambah pada awal 1970-an karena tampilan ini kuat dan tidak membutuhkan sirkuit memori dan penyegaran. Namun diikuti oleh kurangnya penjualan yang dikarenakan perkembangan semikonduktor memori membuat tampilan CRT sangat murah pada akhir 1970-an. Dimulai dari dissertasi PhD Larry Weber dari Universitas Illinois pada 1975 yang berhasil membuat tampilan plasma berwarna, dan akhirnya berhasil mencapai tujuan tersebut pada 1995. Sekarang ini sangat terangnya dan sudut pandang lebar dari panel berwarna plamsa telah menyebabkan tampilan ini kembali mendapatkan kepopulerannya.


monitor OLED

Organic Light-Emitting Diode (OLED) atau dioda cahaya organik adalah sebuah semikonduktor sebagai pemancar cahaya yang terbuat dari lapisan organik. OLED digunakan dalam teknologi elektroluminensi, seperti pada aplikasi tampilan layar atau sensor. Teknologi ini terkenal fleksibel dengan ketipisannya yang mencapai kurang dari 1 mm.

OLED merupakan piranti penting dalam teknologi elektroluminensi. Teknologi tersebut memiliki dasar konsep pancaran cahaya yang dihasilkan oleh piranti akibat adanya medan listrikyang diberikan. Teknologi OLED dikembangkan untuk memperoleh tampilan yang luas, fleksibel, murah dan dapat digunakan sebagai layar yang efisien untuk berbagai keperluan layar tampilan.
Jumlah warna dari cahaya yang dipancarkan oleh piranti OLED berkembang dari satu warna menjadi multi-warna. Fenomena ini diperoleh dengan membuat variasi tegangan listrik yang diberikan kepada piranti OLED sehingga piranti tersebut memiliki prospek untuk menjadi piranti alternatif seperti teknologi tampilan layar datar berdasarkan kristal cair.

Struktur OLED terdiri atas lapisan kaca terbuat dari oksida timah-indium yang berfungsi sebagai elektroda positif atau anoda, lapisan organik dari diamine aromatik dengan ketebalan 750 nm, lapisan pemancar cahaya yang terbuat dari senyawa metal kompleks misalnya 8-hydroxyquinoline aluminium, dan lapisan elektroda negatif atau katoda terbuat dari campuran logam magnesium dan perak dengan perbandingan atom 10:1. Konstruksi keseluruhan lapisan tidak lebih dari 500 nm, artinya OLED sama tipis dengan selembar kertas.

Bagian penting dari piranti OLED adalah lapisan elektroda dan lapisan tipis yang terdiri dari molekul-molekul organik sebagai pemancar cahaya dimana keduanya disusun bertumpuk. Lapisan organik dapat dimendapkan dengan teknik yang relatif sederhana yaitu pelapisan memutar (spin coating) sedangkan lapisan elektroda dimendapkan menggunakan teknikpenguapan (evaporation). Lapisan elektroda dibuat dari bahan logam transparan atau semi-transparan seperti Indium Tin Oxide (ITO) atau aluminium (Al). Sifat transparan memungkinkan cahaya yang terpancar dari struktur piranti keluar secara optimal.

Mekanisme kerja OLED yaitu jika pada elektroda diberikan medan listrik, fungsi kerja katoda akan turun dan membuat elektron-elektron bergerak dari katoda menuju pita konduksi di lapisan organik. Keadaan ini mengakibatkan munculnya lubang (hole) di pita valensi. Anoda akan mendorong lubang untuk bergerak menuju pita valensi bahan organik. Keadaan ini mengakibatkan terjadinya proses rekombinasi elektron dan lubang di dalam lapisan organik dimana elektron akan turun dan bersatu dengan lubang lalu memberikan kelebihan energi dalam bentuk foton cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Pada akhirnya akan diperoleh satu jenis pancaran cahaya dengan panjang gelombang tertentu bergantung pada jenis bahan pemancar cahaya yang digunakan.

Kelebihan
Kehadiran teknologi OLED dengan proses pembuatannya yang unik menggeser posisi teknologi LCD.
 Tampilan OLED baru dan menarik. Layar terbuat dari gabungan warna dalam kaca transparan sangat tipis sehingga ringan dan fleksibel.
 Kemampuan OLED untuk beroperasi sebagai sumber cahaya yang menghasilkan cahaya putih terang saat dihubungkan dengan sumber listrik.
 Konsumsi daya listrik yang rendah dan terbuat dari bahan organik menjadikan OLED sebagai teknologi ramah lingkungan.
 Biaya operasional yang relatif rendah dan proses perakitan yang relatif sederhana dibandingkan LCD. OLED dapat dicetak ke atas substrat yang sesuai dengan menggunakan teknologi pencetak tinta semprot (inkjet printer).
 Memiliki jangkauan wilayah warna, tingkat terang, dan tampilan sudut pandang yang sangat luas. Piksel OLED memancarkan cahaya secara langsung sedangkan LCD menggunakan teknologi cahaya belakang (backlight) sehingga tidak memancarkan warna yang sebenarnya.
 OLED memiliki waktu reaksi yang lebih cepat. Layar LCD memiliki waktu reaksi 8-12 milisekon, sedangkan OLED hanya kurang dari 0.01 ms.
 OLED dapat dioperasikan dalam batasan suhu yang lebih lebar.

Kekurangan
Teknologi OLED di Indonesia pada umumnya masih terbatasi oleh beberapa faktor sehingga harus dikembangkan lebih lanjut.
 Masalah teknis OLED yaitu masa bertahan bahan organik yang terbatas, sekitar 14.000 jam dibandingkan layar datar lain yang bisa mencapai 60.000 jam. Pada tahun 2007, masa bertahan OLED dikembangkan menjadi 198.000 jam.
 Kelembaban dapat memperpendek umur OLED. Bahan kandungan organik di dalam OLED dapat rusak jika terkena air.
 Pengembangan proses segel (improved sealing process) dalam praktik pembuatan OLED dapat membatasi masa bertahan tampilan.
 Dalam piranti OLED multi-warna yang ada sekarang, intensitas cahaya yang dihasilkan untuk warna tertentu belum cukup terang.
 Harga produk yang cenderung mahal sehingga masih belum terjangkau oleh kalangan umum.

Sumber : http://id.wikipedia.org

Senin, 26 September 2011

Sejarah Singkat Komputer

Komputer berasal dari bahasa Inggris to compute yang berarti menghitung. Dapat dikatakan bahwa komputer adalah alat yang digunakan untuk mengelola data, sesuai dengan instruksi yang diberikan. Dewasa ini, komputer digunakan tidak hanya untuk mengelola data yang berhubungan dengan aritmatika tetapi juga digunakan untuk kepentingan yang sama sekali tidak berhubungan dengan perhitungan. Secara luas komputer adalah sebuah alat elektronik yang dapat mengelola data mentah sehingga dapat menjadi sebuah informasi yang bermanfaat

Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik.
Adalah seorang insinyur Havard yang bekerja di IBM berhasil membuat sebuah kalkulator elektronik dengan ukuran setengah lapangan bola. Kalkulator ini hanya dapat mengeksekusi perintah-perintah dasar matematika dan kecepatannya lambat karena dalam sekali bekerja membutuhkan waktu hingga 3 – 5 detik. Perkembangan komputer lain adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.
Dari generasi ke generasi komputer terus mengalami perkembangan baik itu dari segi ukuran, kecepatan, kapasitas dan tentunya kwalitas. Sampai saat ini, komputer telah mengalami lima tahapan perkembangan generasi, yaitu :
1.Generasi Pertama, dimana komputer masih terdiri dari tube vakum dan silinder magnetic yang menyebabkan ukuran komputer pada masa itu sangat besar.
2.Generasi Kedua, tube vakum yang sebelumnya digunakan digantikan oleh transistor.
3.Generasi Ketiga, ukuran komputer berubah (dari ukuran besar hingga ukuran kecil) yang disebabkan karena komponen-komponen penyusun dipadatkan dalam satu chip atau yang biasa juga disebut IC (Integrated Circiut).
4.Generasi Keempat, komputer yang awalnya hanya digunakan pada perusahaan besar mulai disebar luaskan penggunaannya pada masyarakat luas.
5.Generasi Kelima, komputer pada generasi ini sangat sulit didefinisikan sebab masih sangat muda.

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan mathematics biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telephone yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.

Penjelasan :
1.Wacana diatas masih menggunakan kata – kata serapan dari bahasa asing seperti : komputer (computer), kalkulator(calculator), mekanik(mechanical), matematika(mathematics), kode(code)
2.Kata mengeksekusi masih dapat diganti dengan kata menjalankan

Minggu, 17 April 2011

Dampak Pendapatan Nasional Luar Negeri

Pemulihan perekonomian Indonesia merupakan salah satu dari masalah serius yang tengah dihadapi oleh bangsa Indonesia pada saat ini untuk mempersempit jarak dari ketertinggalan pada bidang ekonomi dan kesejehteraan masyarakat dari Negara-negara maju. Terkadang dalam upaya pemenuhan kebutuhan dalam negeri guna kesejahteraan masyarakatnya, pemerintah menghadapi kendala yaitu salah satunya adalah kekurangan modal, sehingga untuk menutupi kendala tersebut pemerintah mendatangkan modal dari luar negeri atau biasa disebut dengan hutang luar negeri

Kegagalan Indonesia di masa lalu dalam mengelola hutang telah menyebabkan sebagian masyarakat alergi terhadap hutang luar negeri dan menganggapnya sebagai beban yang harus dibayar mahal. Besarnya utang luar negeri saat ini telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat luas. Adanya hutang yang sangat besar tersebut merupakan suatu ancaman terhadap stabilitas ekonomi dan kemandirian bangsa Indonesia jika tidak dikelola dengan baik.

Sebenarnya kebijakan ini memiliki dampak positive dan negativenya. Dampak positivenya adalah meningkatkan kerja sama dengan negara lain, tumbuhnya rasa persaudaraan dengan negara lain sehingga memiliki hubungan yang baik dengan negara lain, meningkatnya derajat negara dimata negara lain.

Dampak negativenya adalah masuknya kebudayaan asing secara bebas di negara kita sehingga kebudayaan negara sedniri mulai tergeser, kerja sama dengan negara lain membuat jarak temu untuk melakukan transaksi jarang sehingga dapat menimbulkan kecurigaan dan ketidak percayaan.

Oleh karena itu, pemerintah sangat berperan dalam pengadaan kerja sama dengan pihak luar baik itu dalam bidang ekonomi, social, politik,pendidikan, pertahanan dan keamanan maupun bidang lainnya guna meningkatkan stabilitas Negara, pendapatan nasional dan kesejahteraan masyarakatnya.

Dampak Pendapatan Nasional Dalam Negeri

Pendapatan Nasional bisa dijadikan sebagai acuan atau patokan terhadap kemakmuran suatu Negara, semakin tinggi pendapatan nasional suatu Negara , bisa dipastikan bahwa masyarakatnya semakin makmur dan daya beli masyrakatnya juga tinggi. selain itu , dari perhitungan pendapatan nasional, kita dapat menggolongkan suatu negara sebagai negara industri, pertanian atau jasa. Dapat ditentukan pula besarnya sektor-sektor industri, pertanian, pertambangan, dan lain-lain. Berdasarkan pendapatan nasional dapat kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara pertanian atau agraris, sedang Amerika Serikat, negara-negara di Eropa dan Jepang adalah negara Industri.

Pengertian Pendapatan nasional itu sendiri adalah jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh
suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar. Setiap negara memiliki suatu sistem perhitungan pendapatan nasional. Sistem tersebut merupakan suatu cara mengumpulkan informasi perhitungan terhadap hal-hal sebagai berikut :
a. Nilai berbagai barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu negara
b. Nilai berbagai jenis pengeluaran atas produk nasional
c. Jumlah pendapatan yang diterima oleh berbagai faktor produksi yang digunakan untuk menciptakan produk nasional tersebut.

Dampak positive dari pendapatan nasional untuk dalam negeri adalah mendorong perekonomian lebih baik, meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi.

Sedangkan dampak negativenya adalah keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian menurun. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

Dampak Kenaikan Harga bagi Produsen

Kenaikan harga merupakan suatu masalah serius yang terjadi di dalam dunia perekonomian karena memiliki dampak atau pengaruh terhadap berbagai tingkatan dalam masyarakat dan salah satu pihak yang terlibat dalam dampak kenaika harga ini adalah pihak produsen.

Produsen adalah pihak yang melakukan kegiatan produksi atau pihak-pihak penghasil komoditas ekonomi. Produsen merupakan salah satu pihak yang mendapat kesulitan atau kerugian jika terjadi kenaikan harga.

Bagi perusahaan yang bergerak pada bidang pengolahan bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi barang yang mempunyai nilai ekonomi tentunya akan memiliki hambatan jika terjadi kenaikan harga pada bahan baku. Dengan melonjaknya harga bahan baku akan membuat pihak produsen harus berfikir ulang tentang perhitungan biaya produksi dan laba yang akan didapat. Dengan semakin melonjaknya harga bahan baku tentu akan menaikkan biaya produksi dan produsen harus mengambil langkah untuk menekan biaya produksi tersebut. dengan cara memperkecil ukuran barang yang diproduksinya. Seperti produsen kue yang memperkecil ukuran kue yang dijualnya sehingga tak perlu menaikkan harga jual kue tersebut dan dapat mempertahankan konsumen nya. Sekalipun mendapat protes dari konsumen cara ini tetap menjadi pilihan jitu bagi para produsen untuk menyiasati kenaikan harga bahan baku produksi.

Tetapi tidak semua produsen dapat menggunakan cara tesebut, ambil contoh seorang produsen pakaian, mustahil baginya untuk memperkecil ukuran baju atau hanya menjual pakaian yang berukuran kecil saja. Sama halnya dengan produsen mebel , tak mungkin juga baginya memproduksi mebel,misal memperkecil ukuran kursi yang diproduksinya. Produsen-produsen barang semacam ini kebanyakan memilih untuk menggunakan bahan baku dengan kualitas “nomor dua” dimana biasanya bahan baku seperti ini memiliki harga yang lebih rendah. Sehingga para konsumen yang tidak mungkin membeli dengan harga mahal mau tidak mau akan membeli barang produksinya sekalipun barang tersebut berkualitas rendah.

Masalah tersulit justru dialami para produsen penghasil komoditas ekonomi langsung, seperti produsen cabai. Belakangan harga cabai yang tinggi menjadi buah bibir dikalangan masyarakat yang merupakan konsumen utama. Produsen tidak mungkin memperkecil ukuran cabai ataupun menghasilkan cabai kualitas kedua, karena yang dihadapkan pada mereka sering kali bukan hanya menganai bahan baku pendukung produksi seperti pupuk dll, tapi juga berhadapan langsung dengan cuaca buruk. curah hujan yang tak menentu membuat barang-barang ekonomi yang dihasilkan dari sector pertanian dan perkebunan mengalami kerusakan besar-besaran yang menyebabkan langka nya barang-barang tersebut. Beberapa produsen seolah dipaksa untuk menaikkan harga dari barang-barang tersebut.

Dampak Kenaikan Harga bagi Pemerintah

Ketika terjadi kenaikan harga, biasanya yang langsung akan terpikirkan oleh produsen maupun konsumen adalah kebijakan pemerintah . Memang tidak dapat dipungkiri bahwa pemerintah memiliki bagian dan peran yang cukup besar serta penting dalam menentukan kebijakan dalam kenaikan harga yang terjadi. Ada masyarakat yang menerima kebijakan kenaikan harga yang ditetapkan oleh pemerintah tetapi ada pula yang menggelar berbagai aksi protes sebagai upaya dalam menolak kebijakan tersebut.

Kebijakan untuk menaikan harga sebenarnya merupakan suatu akibat dari melemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap nilai mata uang dollar amerika. Dan pemerintah dalam hal ini berusaha mencegah semakin melemahnya nilai tukar mata uang rupiah dengan cara menaikkan harga supaya inflasi dapat ditekan.

Sebagai contoh adalah kebijakan kenaikan harga BBM .pemerintah memlikiki beberapa opsi dalam menanggulangi kenaikan harga BBM yaitu ketika pemerintah menunda untuk menaikkan harga BBM maka nilai subsidi yang disalurkan untuk biaya pengadaan BBM akan melonjak seiring dengan melemahnya mata uang rupiah terhadap dollar AS. Ketika pemerintah mengambil kebijakan untuk membatasi penggunaan BBM, tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini akan mendapat aksi protes dari masyarakat karena BBM merupakan barang yang menjadi kebutuhan yang wajib bagi masyarakat ibukota .

Tetapi ketika pemerintah mengambil kebijakan untuk menaikkan harga BBM, kebijakan ini juga menemui hambatan karena untuk masyarakata menengah kebawah kenaikan harga BBM akan terasa memberatkan karena akan menambah pengeluaran dan akan mengurangi uang yang akan digunakan demi membeli keperluan pokok. Sehingga masyarakat akan menggelar aksi demo untuk meminta pemerintah menurunkan harga BBM.

Dari kasus tersebut terlihat jelas dampak kebijakan menaikan harga yang diambil pemerintah tidak lepas dari pro dan kontra. Pro dan kontra yang muncul tersebut membuat pemerintah akan sangat berhati-hati dalam hal ini, karena terkadang ketidakpuasan masyarakat yang terus menerus akan membuat hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, lebih jauh lagi tidak jarang masyarakat meminta agar presiden turun dari jabatannya. Jadi pemerintah harus bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan dalam pembuatan kebijakan kenaikan harga

Dampak Kenaikan Harga bagi Konsumen

Konsumen merupakan pembeli atau pemakai dari berbagai produk yang ada dipasaran. Jadi bisa dibilang kalau konsumen merupakan ujung tombak dalam kegiatan perdagangan . ada kriteria tertentu yang dimiliki oleh konsumen untuk mendapatkan kepuasan dalam pembelian suatu barang ataupun jasa. kriteria yang yang umum dan paling erat kaitannya tentunya seputar kualitas dan harga barang yang diinginkannya.
Ketika terjadi fenomena kenaikan harga , pihak yang memiliki gaya hidup mewah biasanya tidak akan memperhitungkan harga untuk bisa mendapatkan kepuasan, asalkan barang yang dianggap bagus dan bernilai ia akn membelinya sekalipun dengan harga yang tinggi.

Tetapi untuk konsumen tingkat menengah ke bawah tentu akan memikirkan secara matang untuk membeli barang kebutuhan meskipun harus memiih mengkonsumsi barang dengan harga rendah sekalipun barang kebutuhan tersebut memiliki “kualitas dua”. Adapun cara lainnya adalah dengan menggunakan atau membeli barang imitasi. Banyak sekali konsumen yang beralih kepada barang imitasi karena harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dari barang aslinya .

Kebiasaan konsumen membeli barang imitasi mungkin belum akan terasa dampaknya secara langsung jika masih diaplikasikan kepada barang-barang pelangkap atau aksesories, seperti sepatu,pakaian dan sejenisnya. Namun masalah ini menjadi besar ketika konsumsi tersebut mulai merambah bahan pangan. Tak bisa dipungkiri lakunya barang tiruan menggugah para produsen untuk menekan harga produksi dengan membuat barang tiruan, gilanya yang ditirukan adalah barang yang dikonsumsi langsung oleh manusia seperti makanan.

Jika konsumen tersebut termasuk kedalam kategori miskin dan sudah tidak mampu membeli barang karena kenaikan harga, jalan terakhir yang bisa ditempuh adalah mengonsumsi apapun yang dapat dikonsumsi, di desa-desa dan perkampungan banyak keluarga yang mengonsumsi nasi aking atau bisa disebut nasi basi, nasi ini hanya dikeringkan lalu dimasak kembali, nasi seperti ini jelas tidak baik utuk gizi si konsumen tersebut,namun apa daya ketika ia tidak mampu membeli kebutuhan pokok yang harganya telah melambung.